Screenshoot ini mungkin bisa mewakili kebetah-an saya menggunakan Ubuntu 12.10 walaupan dah cukup lawas….

screenshot-from-2017-01-31-232208

nyaman…. itu adalah alasan utamanya, masalah paketnya masih bisa di-update secara manual sesuai kebutuhan.

 

Project kali ini adalah membuat sebuah konektivitas sistem warehouse yang terletak di daerah pinggiran kota yang belum dijangkau oleh layanan internet memadai (Fiber Optik, dll), dan ini adalah yang menjadi kendala utama.

Singkat cerita, sayapun  menjatuhkan pilihan layanan internetnya, menggunakan layanan provider GSM yang ada. Walaupun tidak maksimal, dan sering RTO..setidaknya mampu menangani upload dan download data sesuai dengan perimintaan warehousenya. Lantas, bagaimana membagi koneksinya, pakai DHCP?? atau pakai fasilitas ICSnya si MS-Windows?…weleh…weleh….mana harus ada ‘fungsi’ pembatasan ke situs-situs sosmed dan multimedia. Terpikir sejenak akan script sederhana yang sering saya gunakan dulu, squid-proxy. Ya, tool sederhana yang memiliki banyak fungsi ini, menjadi pilihan saya untuk menangani kebutuhan dan permintaan perusahaan.  Dimana semua PC yang ada harus saling terkoneksikan satu sama lain, dan bisa saling pakai dan berbagi mesin cetak, serta harus terkoneksi dengan internet dengan sistem kuota.

Oprekan pun dimulai saya menambahkan fungsi blok situs pada squid, seperti pada baris dibawah ini :

acl CONNECT method CONNECT
acl httpsfail dstdomain .facebook.com
http_access deny httpsfail CONNECT

terlihat dari script diatas, yang akan diblok  adalah koneksi klien yang mencoba masuk ke halaman facebook.com. Bagaimana kalo-kalo lebih dari satu situs yang akan kita blokir, ya…kita tinggal menambahkan daftar situs tersebut pada baris ACL diatas. Jangan lupa menjalankan service dari squid itu sendiri.

Cara ini cukup sederhana namun sampai saat ini masih cukup ampuh untuk digunakan, mudah-mudahan service squidnya bisa tetap jalan sesuai dengan harapan pemilik perusahaan.

Virus yang ada di windowsnya bukan menjadi tanggungan saya ya…..:)

 

 

 

 

 

 

Togean (lagi)

Posted: December 10, 2016 in /etc
Tags: , , ,

togen,noval

 

 

 

 

 

 

 

Ini untuk ketiga kalinya saya mendaratkan diri ke kepulauan Togean. Dua kali diantaranya bersama tim rekan kerja  dan kali ini hanya bersama istri,ya…hanya berdua…ya…ya…ya..🙂 . Kali ini perjalanannya ala backpacker dengan tujuan ber-hibernate dari rutinitas kerjaan dan untuk me restrat hati, sekalian menyepi.
Togean merupakan suatu kepulauan yang didalamnya terdapat ekosistem terumbu karang penting yang merupakan bagian dari coral triangle. Sehingga banyak penyelam yang datang berkunjung ketempat ini, umumnya didominasi oleh para turis mancanegara.

Saya tidak perlu susah payah menggunakan perlengkapan snorkeling untuk melihat indahnya bawah laut Togean. Mulai dari terumbu karang, ikan yang beraneka ragam corak warna sampai dengan ubur-ubur dapat saya nikmati langsung seperti aquarium. Ya….. Togean layaknya sebuah aquarium raksasa buatan Allah S.W.T. Semua bisa terlihat dengan mata telanjang. Nyanyian merdu burung dan jangkring setiap saat selalu menemani telinga, semua seolah menjadi bersahabat dan menyatu merubah kesepian menjadi sebuah keindahan yang tenang. 😀

Paling istimewa lagi, ditempat ini tidak tersedia layanan jaringan internet ataupun seluler, bahkan listrikpun hanya terbatas dimulai dari pukul 17.00 s/d 23.00 wst,selebihnya penerangan hanya menggunakan cahaya bulan ataupun bintang .  😯

Togean yang selalu dirindukan….

novaldaud,togean

picsart_10-29-11-02-03

Hore….!! Akhirnya selesai juga baca buku ini. Buku yang nyentrik karangan Om Saptuari (@saptuari) ini bercerita tentang masalah Pinjaman Bank, Bunga Bank, dan Asuransi yang semuanya itu berujung pada RIBA. Pembahasanya dibuat nyentrik dan kocak , gaya khas anak muda, bahkan  banyak testimoni  dari kisah-kisah mereka yang bangkit melawan RIBA yang tidak tanggung-tanggung harus kembali ke titik NOL., dihadirkan melalui bacaan ini.

 

Salud  buat Om Saptuari (@saptuari), yang telah mencoba menyadarkan segelintiran orang melalui tulisannya.

Saya sendiri terkagum-kagum ketika membaca salah satu tulisan pada halaman buku ini, yang menjelaskan tentang Level Pasrah dan bagaimana seharusnya Manusia menyikapi suatu masalah, isinya kurang lebih seperti ini:

“Ini episode yang harus dihadapi dalam hidup kita… ya hadapi saja, tidak usah mengeluh! Kembalilah ke Allah, karena hanya Allah yang maha pemberi solusi.”

dan dalam setiap BAB, terdapat ilmu yang bisa dipetik….. ! Keren….deh.

Hasbunallah wani’mal wakil, ni’mal maula wani’man nasir (Cukuplah bagiku Allah sebaik-baik penolong dan pelindungku)

Buku ini mampu meledakan semangat serta memberikan pencerahan positif bagi siapa saja yang membacanya. Recommended-deh!