Saking banyaknya rilis terbaru dari varian distro linux terutama Ubuntu, membuat banyak pengguna enggan untuk melakukan upgrade ke versi rilis terbaru, karena berbagai macam alasan. Disisi lain kebutuhan akan gudang software (software-center) masih sangat perlu bagi pengguna Ubuntu yang sistemnya sudah EOL.

Berikut sedikit trick, bagi pengguna yang masih menggunakan Ubuntu yang sistem softwarenya sudah End Of Life termasuk saya sendiri, yang masih betah menggunakan Ubuntu 12.10

Identifikasi dalu variant digunakan

lsb_release -dc

Hasilnya akan seperti di bawah ini

Description: Ubuntu 12.10
Codename: quantal

Nah, sekarang tinggal dimodif file yang ada di /etc/apt/sources.list seperti di bawah ini sesuaikan CODENAME sesuai dengan sistem yang digunakan

deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME main universe restricted multiverse

deb-src http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME main universe restricted multiverse

deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-security main universe restricted multiverse

deb-src http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-security main universe restricted multiverse

deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-updates main universe restricted multiverse

deb-src http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-updates main universe restricted multiverse

deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-backports main restricted universe multiverse

deb-src http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-backports main restricted universe multiverse

deb http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-proposed main restricted universe multiverse

deb-src http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/ CODENAME-proposed main restricted universe multiverse

Jangan lupa lakukan update repository melalui terminal

sudo apt-get update

 

 

 

Screenshoot ini mungkin bisa mewakili kebetah-an saya menggunakan Ubuntu 12.10 walaupan dah cukup lawas….

screenshot-from-2017-01-31-232208

nyaman…. itu adalah alasan utamanya, masalah paketnya masih bisa di-update secara manual sesuai kebutuhan.

 

Project kali ini adalah membuat sebuah konektivitas sistem warehouse yang terletak di daerah pinggiran kota yang belum dijangkau oleh layanan internet memadai (Fiber Optik, dll), dan ini adalah yang menjadi kendala utama.

Singkat cerita, sayapun  menjatuhkan pilihan layanan internetnya, menggunakan layanan provider GSM yang ada. Walaupun tidak maksimal, dan sering RTO..setidaknya mampu menangani upload dan download data sesuai dengan perimintaan warehousenya. Lantas, bagaimana membagi koneksinya, pakai DHCP?? atau pakai fasilitas ICSnya si MS-Windows?…weleh…weleh….mana harus ada ‘fungsi’ pembatasan ke situs-situs sosmed dan multimedia. Terpikir sejenak akan script sederhana yang sering saya gunakan dulu, squid-proxy. Ya, tool sederhana yang memiliki banyak fungsi ini, menjadi pilihan saya untuk menangani kebutuhan dan permintaan perusahaan.  Dimana semua PC yang ada harus saling terkoneksikan satu sama lain, dan bisa saling pakai dan berbagi mesin cetak, serta harus terkoneksi dengan internet dengan sistem kuota.

Oprekan pun dimulai saya menambahkan fungsi blok situs pada squid, seperti pada baris dibawah ini :

acl CONNECT method CONNECT
acl httpsfail dstdomain .facebook.com
http_access deny httpsfail CONNECT

terlihat dari script diatas, yang akan diblok  adalah koneksi klien yang mencoba masuk ke halaman facebook.com. Bagaimana kalo-kalo lebih dari satu situs yang akan kita blokir, ya…kita tinggal menambahkan daftar situs tersebut pada baris ACL diatas. Jangan lupa menjalankan service dari squid itu sendiri.

Cara ini cukup sederhana namun sampai saat ini masih cukup ampuh untuk digunakan, mudah-mudahan service squidnya bisa tetap jalan sesuai dengan harapan pemilik perusahaan.

Virus yang ada di windowsnya bukan menjadi tanggungan saya ya…..:)

 

 

 

 

 

 

Togean (lagi)

Posted: December 10, 2016 in /etc
Tags: , , ,

togen,noval

 

 

 

 

 

 

 

Ini untuk ketiga kalinya saya mendaratkan diri ke kepulauan Togean. Dua kali diantaranya bersama tim rekan kerja  dan kali ini hanya bersama istri,ya…hanya berdua…ya…ya…ya..🙂 . Kali ini perjalanannya ala backpacker dengan tujuan ber-hibernate dari rutinitas kerjaan dan untuk me restrat hati, sekalian menyepi.
Togean merupakan suatu kepulauan yang didalamnya terdapat ekosistem terumbu karang penting yang merupakan bagian dari coral triangle. Sehingga banyak penyelam yang datang berkunjung ketempat ini, umumnya didominasi oleh para turis mancanegara.

Saya tidak perlu susah payah menggunakan perlengkapan snorkeling untuk melihat indahnya bawah laut Togean. Mulai dari terumbu karang, ikan yang beraneka ragam corak warna sampai dengan ubur-ubur dapat saya nikmati langsung seperti aquarium. Ya….. Togean layaknya sebuah aquarium raksasa buatan Allah S.W.T. Semua bisa terlihat dengan mata telanjang. Nyanyian merdu burung dan jangkring setiap saat selalu menemani telinga, semua seolah menjadi bersahabat dan menyatu merubah kesepian menjadi sebuah keindahan yang tenang. 😀

Paling istimewa lagi, ditempat ini tidak tersedia layanan jaringan internet ataupun seluler, bahkan listrikpun hanya terbatas dimulai dari pukul 17.00 s/d 23.00 wst,selebihnya penerangan hanya menggunakan cahaya bulan ataupun bintang .  😯

Togean yang selalu dirindukan….

novaldaud,togean