Create, Save and Get Anywhere with Dropbox (selamat tinggal USB Flash Disk)

dropbox, ophay

ophay in dropbox

Zaman sekarang tingkat produktivitas seseorang berbanding lurus dengan mobilisasinya , tak heran banyak media penyimpanan yang murah meriah seperti USB Flash Disk yang cukup laku terjual di pasaran.  Hal ini tidak lain hanya untuk memenuhi media penyimpanan yang cepat dan mudah di akses. Data (file) merupakan sekian dari beberapa barang berharga yang kita miliki yang wajib untuk dijaga keberadaanya. Bagaimana kalau saja media penyimpanan data tersebut hilang atau tercecer, akibatnya si pemilik data yang akan kocar-kacir mencari keberadaan data tersebut bahkan bisa jadi membuat ulang (create). Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, saya memiliki tips tersendiri mengenai tempat penyimpanan data, hal yang perlu kita lakukan antara lain:

  1. Memilah tingkat urgent suatu data

Seberapa pentingkah data tersebut saya butuhkan, apakah hanya sebentar saja misalkan file lagu atau film. Data bersifat temporary ini bisa saja anda simpan di hardisk laptop atau di hardisk eksternal saja. Selanjutnya data yang bersifat personal dan urgent misalkan file kerjaan yang digunakan dalam waktu lama gunakanlah media penyimpanan online dan terapkan sistem client-server agar mudah digunakan.

2.   Memilih Media Penyimpanan Online

Media penyimpanan online saat ini sudah banyak yang tersedia di internet. Namun, saya sendiri merekomendasikan menggunakan layanan dropbox    (karena saya sendiri sudah cukup lama menggunakannya).

Dropbox  merupakan layanan penyimpanan online yang menerapkan sistem client-server. Dan hebatnya sistem clientnya sudah  tersedia bagi perangkat mobile (dan bersifat crossplatform), artinya apapun OS mobilenya dropbox dapat di install ke perangkat tersebut, sehingga memudahkan anda untuk mengambil data yang anda butuhkan.

Sementara di sisi server, dropbox  menerapkan sistem Authentifikasi bagi orang yang ingin mengakses file bukan sisi client  dropbox  itu sendiri sehingga keamanan data anda cukup terjamin.

3.  Lakukan update password

Guna mencegah hal yang tidak diinginkan, maka rajin-rajinlah memperbaharui password, baik password untuk mengakses hardisk eksternal anda ataupaun password media penyimpanan online. Gunakan password dengan kombinasi huruf dan angka agar susah untuk di brute force.

mudah-mudahan tips diatas dapat bemanfaat.

yang pengen mencoba layanan dropbox dapat mengunjugi situs resminya di sini

Advertisements

Prioritas

Beberapa minggu ini saya lebih di familiarkan dengan kata-kata Urgent dan ASAP (As Soon As Possible), kedua kata tersebut hadir guna menyambut akhir tahun. Yups…! Proses akhir tahun biasanya cukup menyita waktu,tenaga serta pikiran, dan juga mengakibatkan semua lini di intansi maupun perusahaan manapun dituntut harus bergerak cepat. Semua (harus) diprioritaskan.

Bagaimana memprioritaskan sesuatu dan tetap fokus, merupakan kunci utama dalam menghadapi kondisi seperti ini. Saya sendiri, lebih gemar melakukan multitasking dan menerapkan sistem antrian pekerjaan (to do list 1 day).

Sebelum memulai pekerjaan saya menuliskan terlebih dahulu pekerjaan yang akan saya lakukan pada hari itu, dan rata-rata saya harus bisa menyelesaikan tiga pekerjaan dengan tingkat kerumitan yang sama, dan beberapa pekerjaan lagi (yang bisa di multitasking kan) dengan tingkat kerumitan cenderung lebih rendah dari pekerjaan pertama tadi.

Di akhir hari saya melingkari satu persatu pekerjaan yang saya tuliskan tadi. Sambil melakukan review kecil-kecilan.

Cara ini saya rasa cukup efektif ketika kita diperhadapkan dengan pekerjaan yang menuntut kecepatan dan sebuah prioritas.

Selain bisa melatih kita menjadi expert dalam pekerjaan yang kita lakoni, cara ini ternyata dapat menghemat waktu kerja itu sendiri.

Selamat mencoba

[SOLVED] Configure Kismet for BCM43XX Broadcom

Oprekan saya kali ini adalah Kismet dan Driver Brodcom. Di dunia hacking,  Kismet merupakan tool passive scanning yang cukup powerfull. Kemampuan Kismet dalam melakukan pemidaian jaringan sudah tidak diragukan lagi.

Namun, beberapa pengguna menemukan error ketika menggunakannya, yang secara umum error tersebut disebabkan oleh konfigurasi dari Kismet itu sendiri. Seperti contoh error yang di bawah ini:

Launching kismet_server: //usr/bin/kismet_server
Suid priv-dropping disabled. This may not be secure.
No specific sources given to be enabled, all will be enabled.
Non-RFMon VAPs will be destroyed on multi-vap interfaces (ie, madwifi-ng)
Enabling channel hopping.
Enabling channel splitting.
NOTICE: Disabling channel hopping, no enabled sources are able to change channel.
Source 0 (addme): Opening none source interface none…
FATAL: Please configure at least one packet source. Kismet will not function if no packet sources are defined in kismet.conf or on the command line. Please read the README for more information about configuring Kismet.
Kismet exiting.

Solusi yang harus di lakukan adalah dengan mengubah sedikit konfigurasi Kismet yang ada di direktory :

/etc/kismet/kismet.conf

Sesuaikan dengan user id dan driver yang digunakan

# User to setid to (should be your normal user)
suiduser=ophay                ——> ini user id login

# Sources are defined as:
# source=bcm43xx,wlan0,broadcom[11]    ——> ini driver,interface,jenis dan [channel] wireless
# Source types and required drivers are listed in the README under the
# CAPTURE SOURCES section.
# The initial channel is optional, if hopping is not enabled it can be used
# to set the channel the interface listens on.
# YOU MUST CHANGE THIS TO BE THE SOURCE YOU WANT TO USE
source=bcm43xx,wlan0,broadcom    ——> ini driver,interface,jenis wireless

Kemudian jalankan Kismet.

Uerrraaakkaa….. Kismet pun berhasil di jalankan.

Kasus ini banyak terjadi pada driver Broadcom dan karena kasus ini banyak orang beranggapan  kalau interface wireless nya tidak mensupport monitor mode.

Dan ini merupakan salah satu kehebatan open source software, programnya dapat kita modify sesuai kebutuhan.

Silahkan mengoprek…