Firefox 31.0

firefox 31.0

Iseng-iseng masang Firefox 31.0 di Ubuntu lawas (13.10), walau sedikit terlambat sejak tanggal di rilisnya browser handal ini. Hmmm….Late post

Advertisements

[SOLVED] Installing VLC 2.1.5 in ubuntu 13.10

ophay vlc

Tanggal 26 Juli 2014 kemaren, VLC mengeluarkan rilis terbarunya dengan codename “Rincewind” versi 2.1.5. Bugfix yang dibenahi dapat dilihat  di sini. Beberapa distro linux menyediakan proses update melalui package manager masing-masing, dan ada beberapa yang harus memasang dan mengkompilasi lagi dari source code aslinya.

Nah, semalam saya cukup lama berkutat dengan proses update VLC, karena saya masih menggunakan distro Ubuntu 13.10, dan ada beberapa dependency package yang belum didukung, akhirnya saya memutuskan untuk melakukan installasi dari source code asli VLC Versi 2.1.5. Memang prosesnya sedikit ribet, tapi jika berhasil akan memperoleh kepuasan tersendiri.

Source code VLC 2.1.5 dapat di download di http://www.videolan.org/vlc/index.html#download.

Untuk menghidari error saat proses kompilasi kode, langkah awal yang saya gunakan adalah dengan mendownload dependency package secara lengkap, dengan perintah :

$ sudo apt-get build-dep vlc

prosesnya cukup memakan waktu. Setelah selesai, dan jika tidak ada pesan error yang ditampilkan, maka lakukan kompilasi kode seperti biasa dan sesuai dengan urutannya.

$ ./configure
$ make
$ sudo make install

Selamat mencoba.

 

Generasi Aplikasi

Dengan berjamurnya perangkat mobile  yang dapat menjalankan aplikasi populer, seperti facebook, path, youtube, bahkan portal berita (detik.com ataupun kompas.com), membuat cara mengakses situs tersebut makin mudah. Hanya dengan pilihan atau menyentuh shorcut nya saja update-tan terbaru sudah tersaji. (Salut…buat developernya)

Padahal, dulu untuk mengakses sosmed ataupun portal berita, kita harus menjalankan browser terlebih dahulu kemudian memasukan alamat/url yang akan dituju. Cara ini terbilang agak kuno, tapi saya pribadi lebih sering menggunakan cara ini. Misalkan saja ketika saya ingin mengakses facebook.com, walaupun dalam perangkat mobile saya terinstall aplikasi facebook, saya lebih sering membuka facebook melalui jendela opera.

Dengan berjamurnya aplikasi-aplikasi seperti diatas, membuat peralihan bagaiman cara kita untuk mengakses sesuatu yang ada sebuah situs, dan semuanya makin instan. Generasi aplikasi ini, menurut saya mempunyai sisi positif dan negatifnya, dimana sisi positifnya adalah semua informasi dapat diakses dengan mudah tanpa perlu menuliskan url, dan sisi negatifnya adalah kita akan mudah melupakan alamat/url induk  (domain) dari situs-situs yang kita akses, dan tentu saja pasti ada celah keamanannya seperti proses injeksi (cracking) mudah untuk dilakukan.

so…..silahkan pilih bagaimana cara anda untuk berselancar di internet. 🙂