WhatsApp Desktop di Linux

Ternyata saya butuh aplikasi ini, ….

Dari dulu saya tidak tertarik menggunakan/menginstall aplikasi chatingan yang ada di handphone ke versi desktop, apalagi whatsapp. Sesekali saya mencoba melakukan chating-chatingan menggunakan whatsapp versi web untuk di jalankan di desktop, dan sayapun tidak familiar terhadap menu serta tampilan yang ditawarkan. Sekilas terlihat sama, cuma tetap aja rempong. :).

Di sekeliling saya, banyak yang menggunakan fitur dari whatsapp versi web itu sendiri, dengan alasan kemudahan dalam mengetik. Namun sayapun tetap belum tertarik, padahal saya sempat kepikiran untuk menikmati chating-chatingan tersebut lewat Desktop.

Saya coba untuk googling, dan ternyata lagi-lagi hanya menemukan whatsapp versi web. Sementara saya membutuhkan whatsapp untuk desktop yang native dan bisa berjalan mulus di sistem operasi linux.  Di tengah pencarian saya, akhirnya saya menemukan tim developer handal yang telah membuat aplikasi whatsapp unofficial versi linux, dan telah me-rilisnya di github. Thanks to Enrico204

 

Fitur yang saya butuhkan sudah ada di dalamnya yakni :

 

  • Cross platform (OSX, Windows x64, Linux x64 and ARM v7l)
  • Native notifications
  • System tray icon

 

Bagi yang pengen mencoba silahkan clone/download di https://github.com/novaldaud/whatsapp-desktop-native

DeepinScreenshot_20180131215953

 

Advertisements

Barusan ngerasain Firefox Quantum…

DeepinScreenshot_20171121081905

Pagi ini barusan ngerasain Firefox versi terbaru untuk Linux, walaupun proses pemasangannya masih melalui kompilasi manual, tapi so far so god….performance yang ditawarkan jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Kenceng abis.

Yang mau coba silahkan download dan kompilasi sendiri ya…:) https://www.mozilla.org/en-US/firefox/new/

 

Tentang sebuah Manifestasi

Lama sudah tidak membaca tulisan tentang “Manifestasi Hacker”, padahal pesan ini merupakan salah satu dari sekian motivasi saya dalam mengenal dunia komputer. Tulisan (pesan) ini entah sudah berumur puluhan tahun…

Mungkin banyak diantara anak-anak muda penggagas IT sudah melewatkan bacaan (pesan) ini, ataupun ada yang masih. Sayapun pernah berada dimana, tulisan (pesan) ini dijadikan README kemudian dicetak dan ditempelkan pada salah satu bagian dinding kamar, agar setiap hari bisa dibaca dan menjadi penyemangat.

bagi yang belum pernah membaca, atau yang sudah dan pengen nostalgia lagi, berikut saya lampirkan “Manifestasi Hacker”,– biar adrenalinnya terpacu lagi.

This is our world …
World of the electron and the switch … Beauty of the baud …

You call us criminals … because we use the existing services without paying, but the service was supposed to be very cheap if not dominated by greedy people …

You call us criminals … because we love to explore. You call us criminals … because of our pursuit of knowledge. We exist without skin color, without nationality, without religion …

But for you we are criminals. We are the criminals …

While you are the making of nuclear bombs, wage wars, murder, cheating, lying, and trying to make us believe that it is all for our own good …

Yes, I’m the villain. My crime is my curiosity. My crime is to judge people by their words and thoughts, and not by their appearance. My crime is to be smarter than you, a sin that can not forgive you …

I was a hacker, and this is my manifesto. You can stop one, but you can not stop it all … however, we are all the same …

versi Indonesianya..

Inilah dunia kami…
Dunia elektron dan switch… Beauty of the baud…

Kalian menyebut kami penjahat… karena kami menggunakan layanan yang sudah ada tanpa membayar, padahal layanan itu seharusnya sangat murah jika tidak dikuasai oleh orang-orang rakus…

Kami kalian sebut penjahat… karena kami gemar menjelajah. Kami kalian sebut penjahat… karena kami mengejar ilmu pengetahuan. Kami ada tanpa warna kulit, tanpa kebangsaan, tanpa bias agama…

Tapi bagi kalian kami penjahat. Kami adalah penjahat…

Sedangkan kalianlah yang membuat bom nuklir, mengobarkan peperangan, membunuh, berbuat curang, berbohong, dan berusaha membuat kami percaya bahwa itu semua demi kebaikan kami…

Ya, aku adalah penjahat. Kejahatanku adalah keingintahuanku. Kejahatanku adalah menilai orang berdasarkan perkataan dan pikiran mereka, dan bukan berdasarkan penampilan mereka. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian, sebuah dosa yang tak akan bisa kalian ampuni…

Aku adalah seorang hacker, dan inilah manifestoku. Kau bisa menghentikan satu, tapi kau tak akan bisa menghentikan semuanya… bagaimanapun juga, kami semua sama…