2 Account (WhatsApp) dalam 1 handphone

 

ophay

 

 

 

 

 

 

 

Minggu kemaren Handphone Lani terpaksa harus diopname untuk beberapa hari, karena OS androidnya gagal boot, disamping aktivitas sekolah Lani yang cukup padat dan banyaknya kegiatan ekstakulikuler yang harus Lani ikuti terpaksa handphone lawas tersebut hanya tersimpan didalam lemari buku. Sementara disatu sisi Lani sangat membutuhkan nomor GSM yang ada dalam handphone tersebut, karena nomor GSM itu sudah teregistrasi ke Account WhatsApp Lani, yang sering Lani gunakan untuk bertukar informasi penting dengan rekan sekolahnya ataupun rekan se-hobinya. Lani juga memiliki handphone android lainnya, tapi sayang handphone tersebut  sudah teregistrasi ke Account WhtasApp yang Lani gunakan untuk group family, ataupun obrolan keluarga saja.

Oprek…Oprek…Oprek….begitulah teriak suara hati Lani, seusai menyelesaikan pekerjaan rumahnya (PR). Daripada Lani harus membeli handphone baru untuk keperluan WhatsApp dengan nomor GSM yang berbeda, ataupun daripada Lani menghabiskan waktu untuk memperbaiki handphone lawasnya yang bermasalah dengan proses bootingya, mendingan Lani menghabiskan waktunya sejenak untuk meng-oprek handphone yang ada, biar bisa  menjalankan 2 Account WhatsApp.

Pilihan Lani jatuh pada Aplikasi yang bernama Parallel Space-Multi Accounts, kurang dari 30 menit Lani mereview aplikasi ini sebelum menjalankannya, karena banyak sekali aplikasi serupa yang ternyata hanya HOAX ataupun aplikasi Palsu yang dibuat untuk menanamkan program jahat pada handphone pengguna.

Lani mencobanya dengan penuh antusias, dan jreng………….tadddaaa….!!! Berhasil….:). Lani berhasil menggabungkan 2 Account WhatsApp dalam 1 handphone, dan kini Lani tidak perlu bergalau ria memikirkan eksistensi Account WhatsAppnya yang masih terbenam dalam handphone lawas yang saat ini rusak. Lani bisa berWhatsApp bebas dengan 2 Account nomor GSM yang berbeda dalam 1 handphone.

So….. Silahkan mecoba (bagi yang penasaran)…..:)

Advertisements

Ngerjain WhatsApp Teman….[Crash WhatsApp with the new Bug]

ophay-whatapp-crash

 

 

 

 

 

 

Tuing…..Tuing….Tuing…. begitulah notifikasi pushmail yang ada di handphone Lani (Lenovo K860). Lani melihat kotak masuk dan membaca e-mail yang barusan hinggap dihandphonenya. E-mail tersebut berasal dari seseorang admin forum  yang location based nya jauh dibenua sebelah, dan menggunakan bahasa inggris. Karena Lani mempunyai kemampuan bahasa inggris yang cukup mempuni, maka perlahan-lahan lani membaca e-mail tersebut sembari mengartikannya dalam hati.  Isi dari e-mail tersebut memberitahukan adanya bug atau celah pada aplikasi WhatsApp, dan sampai saat ini celah tersebut belum diperbaiki oleh tim pengempang aplikasi ini.

Iseng-iseng Lani mencoba memanfaatkan bug aplikasi ini,  tahap awal Lani menggunakan aplikasi WhatsApp melalui Web Browser. (https://web.whatsapp.com/) kemudian Lani memilih kontak yang akan menjadi korban, (Lani memilih korban yang sudah dia kenal dan sudah memberitahukannya terlebih dahulu), kemudian Lani menambahkan icon smile pada pesan yang hendak dia kirimkan dan jumlah smile yang dia kirimkan sebanyak 4500 icon (Lani menggunakan teknik copy paste). Kurang dari semenit handpone korban berbunyi dan ada notifikasi pesan WhatsApp baru dari Lani. Dan begitu dibuka, aplikasi WhatsApp korban crash, lemot dan harus direstart lagi.

Begitulah bug yang ada pada aplikasi ini. Mudah-mudahan bisa segera diperbaiki.

Sepintas Video POC pemanfaatan celah (icon smile) pada aplikasi WhatsApp.

***Lani adalah tokoh fiksi  genius, yang mempunyai kelebihan dan ketertarikan tersendiri terhadap ilmu komputer. 🙂 ***

Yuk….bikin Lab Komputer Pribadi

ophay,virtualisasi

Lani adalah Seorang  bocah SMP  yang  sangat tertarik pada  ilmu komputer , bahkan selepas sekolah  Lani lebih banyak  menghabiskan waktu di depan Laptop, yang ia anggap sebagai bentuk penyaluran hobinya, ketimbang tidur siang ataupun aktifitas lain yang tidak ada manfaatnya. Dia bahkan menciptakan sebuah Lab komputer sendiri di kamarnya hanya dengan bermodalkan 1 unit Laptop (intel dual core dan ram 8 GB) yang merupakan kado spesial dari orang tuanya.

Untuk membuat sebuah Lab komputer sederhana dikamarnya, Lani memanfaatkan teknologi Virtualisasi. Teknologi Virtualisasi adalah teknologi yang diciptakan untuk mereduksi  biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun sebuah infrastuktur komputer yang kompleks. Dengan teknologi ini, Lani dapat menciptakan beberapa mesin Virtualisasi komputer sesuai dengan kebutuhannya. Lani dapat dengan mudah mengenal  dan belajar topologi jaringan, jenis sistem operasi, bahkan teknik hacking yang dapat langsung ia praktekan setelah mengetahui dasar-dasar teorinya, tanpa perlu menambah perangkat komputer lagi.

Berikut beberapa Teknologi Virtualisasi yang patut untuk dicoba :

  1. Virtualbox  http://www.virtualbox.org/
  2. Xen  http://www.xenproject.org/
  3. Vmware  http://www.vmware.com/
  4. Qemu http://www.vmware.com/

 

***Kisah diatas merupakan perkenalan awal tokoh fiksi sosok genius Mrs Lani, yang mempunyai kelebihan dan ketertarikan tersendiri terhadap ilmu komputer. 🙂 ***